Posted by: Gema | January 18, 2010

Fatwa Haram MUI tenatang Foto Pre Wedding

MUI memberikan fatwa haram pada foto pre wedding, bagaimana cara kita menyikapinya. Sama seperti fatwa fatwa yang lainnya dari MUI, reaksi dari masyarakat akan beragam, ada yang setuju, ada yang tidak setuju, dan kupikir yang menolak akan jauh lebih besar daripada yang menerima. Mengapa demikian?
Banyak sebabnya, salah satunya adalah kenyataan bahwa MUI tidak lagi memiliki kekuatan di dalam masyarakat yang semakin kritis ini, bukan berarti MUI bodoh, hanya saja di dunia yang sekuler ini, akal pikiran adalah dewa untuk sebagian besar masyarakat, keadaan untuk turut patuh pada pimpinan tanpa banyak syarat adalah hampir tidak ada lagi.
Kasarnya sih aku hanya ingin bilang, agama sudah semakin jauh dari masyarakat atau lebih tepatnya lagi masyarakat sudah jauh dari agama, terutama dalam kalangan masyarakat yang memiliki keberanian untuk bicara, agama hanya ada bila di anggap menguntungkan/memberi untung material pada masyarakat.
Ingat kasus haramnya bunga bank? Berapa banyak dari kita yang mengikuti fatwa ini, atau fatwa haram DVD bajakan adalah haram? Wuih aku pun sendiri masih saja rajin membeli bajakan ini dengan argumentasi, turut andil dalam peperangan melawan penjajahan kapitalis barat dan yahudi (a beautiful lie, such a perfet denial – Panda’s quote). Dosa adalah Dosa.
Lalu bagaimana dengan foto pre wedding, dan status haramnya, menurutku yang menjadi masalah disini adalah isi dari foto tersebut yang mengakibatkan hukumya menjadi haram. Foto adalah foto sama seperti keyakinan di dunia persilatan bahwa pedang adalah pedang, tidak ada pedang yang baik atau pedang yang jahat, semua tergantung pada penggunanya, si pemegang pedanglah yang membuat pedang itu mejadi jahat atau baik. Sama halnya dengan foto pre wedding, selama konten/isi foto tersebut tidak melanggar syariat agama, maka foto tersebut adalah boleh hukumnya, aku yakin MUI tidak akan melarang (bisa jadi aku salah, saudara Epen lebih tahu) apabila dalam foto pre wedding itu, ditampilkan adegan shalat berjamaah atau mengaji.
Teringat akan masalah hukum pacaran, yang sekali lagi aku yakin bahwa isi dari pacaran itulah yang mengakibatkannya menjadi haram, tidak ada yang melarang (aku yakin) bila pacaran di isi dalam bentuk kegiatan saling belajar di jamaah yang besar, mendengarkan pengajian atau ceramah kerohanian, walau tentunya pacaran seperti itu bukan lagi bisa disebut pacaran.
Lalu teringat pula akan adegan pernikahan di dalam film film Hollywood ketika kedua mempelai telah mengucapkan I Do lalu sang pendeta berkata you may kiss the bride. Bukankah itu juga sebuah symbol bahwa sebelum pintu pernikahan, you are not allowed to kiss your girl/boyfriend/fiancée.
Anyway, aku serahkan masalah hukum syariat pada pihak yang lebih berwenang dalam mengaturnya, wuih untung sudah menikah, padahal pre weddingku ada acara foto di dalam kolam renang segala, dengan baju lengkap tentunya.
Lalu bagaimana dengan reaksi masyarakat yang ramai menolak fatwa ini. Aku hanya teringat pada satu hadis bahwa akan selalu ada sebagian kecil dari manusia yang selalu mengajak kepada kebenaran. Wah berarti sebagian besar masyarakat berada dalam jalan yang belum benar. Aku tahu posisiku dimana, let it be my secret.
Berikut petikan dari berita di detiknews.com.
Pengharaman kegiatan fotografi pra nikah (pre wedding) oleh forum bahtsul masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur ke-12 di Ponpes Lirboyo, Kediri, diamini Ketua Majelis Utama Indonesia (MUI) Cholil Ridwan. Cholil setuju karena hal itu selaras dengan ajaran Islam.

“Kalau dikembalikan ke syariat, saya tidak keberatan atas fatwa itu,” ujar Cholil pada detikcom, Jumat (15/1/2010).

Jika merujuk ke ajaran Islam, lanjut Cholil, foto laki-laki dan perempuan sebelum nikah seperti suami istri memang haram hukumnya. “Kalau sudah nikah difoto dengan pose suami istri itu tidak apa-apa. Itu tak langgar syariat,” jelasnya.

Menurut Cholil, saat ini, seperti halnya pacaran, foto pre wedding sudah seperti budaya dan itu sebenarnya haram. “Karena sudah jadi budaya, sepertinya tidak haram. Masalahnya kan mereka foto berpose suami istri,” katanya.

Posted by: Gema | January 12, 2010

Anakku Kok Sering Bisulan?

Semoga bermanfaat, ini reposting dari sumbernya.

Anakku Kok Sering Bisulan?
Mother And Baby Tue, 15 Jun 2004 14:08:00 WIB

Bisul sering dialami bayi dan balita, dan sering diduga akibat alergi. Penanganan yang salah malah bisa meninggalkan parut di kulit.

Lagi-lagi si kecil Layla (2 tahun) menggaruk-garuk kepalanya. Lalu bilang, “Tatit, tatit!”
Sang ibu yang segera memeriksanya, tertegun. Lagi-lagi Layla bisulan! Masih kecil sih. Tapi ini yang kesekian kalinya. Beberapa waktu lalu di ketiak, lalu di lipat paha. Kini di kepala.
“Layla alergi ya Dok, makanya sering bisulan?” tanya sang ibu kepada dokter langganannya.

***

Dibanding kulit orang dewasa, kulit bayi dan balita masih memiliki perbedaan yang jelas. Pada bayi, karena kulitnya masih dalam tahap perkembangan dan penyempurnaan, fungsinya belum berlangsung dengan baik, sehingga rentan terhadap berbagai gangguan dari lingkungan.

Menurut ahli dermatologi anak FKUI-RSCM, Dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp.KK, fungsi kulit bayi yang masih dalam perkembangan ini, dan belum sempurnanya berbagai fungsi komponen-komponen penting pada kulit, membuat si kecil mudah sekali terserang organisme seperti virus, bakteri, dan jamur.

Read More…

Posted by: Gema | January 6, 2010

Resolusi Taman

Tahun baru telah tiba, semangat baru, resolusi baru, cara pandang baru? Semoga. Banyak hal yang belum tertuntaskan di tahun kemarin, semoga dapat mewujudkan beberapa diantaranya tahun ini.

Mulai dari mengurus kebun/taman, sampai saat ini tamanku masih minimalis apa adanya dengan sedikit pernak pernik tanaman hias yang kebnyakan adalah boyongan dari rumah orang tua, anggrek, lalu sejenis anturium dan tanaman lainya yang aku pun tidak tahu namanya.

Semua itu terasa belum cukup, karenanya rencanaku untuk taman adalah:

  • Beli cemara perak, entah mengapa aku sangat menyukai cemara dan pinus, mungkin karena sejak kecil rumah orang tua selalu penuh dengan cemara dan pinus, aku suka warna hijau daun pinus dankeperakannya daun cemara (apakah cemara dan pinus berdaun?) Pinus saat ini sulit di cari, kalaupun ada, ukurannya sudah terlalu besar untuk ukuran rumah minmalisku (di atas langit ada langit dan di bawah bumi masih ada lapisan bumi lainnya, maksudku, ungkapan minimalis disini adalah bukan untuk menunjukkan rasa tidak bersyukurku). Untuk itu aku fokus mencari cemara perak, jenis ini mudah di dapat, tidak murahan dan jelas tidak semahal cemara udang. Aku berencana membuat barisan cemara sebagai pembatas pekrang rumahku dengan pekarangan rumah tetangga, dan satu barisan lagi untuk pembatas carport. Dengan satu baris terdiri atas 5 pot cemara, aku pikir itu sudah lebih dari cukup. Untuk harga, sampai saat ini Lembang masih menjadi favoritku, namun jarak yang terlalu jauh menjadikan hambatan terbesar untuk melaksanakan niat ini. Status saat ini adalah keep searching mencari tempat termurah untuk cemara.
  • Tamanku terserang kutu putih, aku harus browsing di internet mencari cara ampuh untuk membasmi hama ini, jangan sampai sang kutu terbang dan hinggap di tanaman hias yang lain. Untuk obat ai hama, aku pikir trubus sudah lebih dari cukup, tapi siapa tahu ada cara murah meriah untuk menghilangkan kutu ini.
  • Rencana berikutnya adalah membuat kebun sayuran, hal ini didasari oleh kenyataan bahwa setiap kali belanja ke pasar, uang begtu cepat menguap hanya utuk beli sayuran. Jadi rencananya adalah menanam sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, cabe rawit, mungkin tomat dan cabe merah/hijau. Untuk itu aku perlu beli media tanam beserta bibit sayuran, sekali lagi trubus aku rasa masih memadai.
  • Selanjutnya, tambah ikan koi untuk kolam belakang rumah, wah untuk ini aku masih menunggu kiriman dari bogor :)
Posted by: Gema | January 6, 2010

Doa Nabi Adam setelah diturunkan dari surga

Ya Allah, sesugguhnya Engkau mengetahui apa yang aku rahasiakan dan yang aku nyatakan, semoga Engkau terima keudzuranku, Engkau mengetahui hajadku, semoga Engkau kabulkan permohonanku, Engkau mengetahui dosa yang ada dalam diriku, karena itu aku mohon ampunanMu.

Ya Allah, aku meminta kepadamu keimanan yang tetap menyertai hatiku, dan keyakina yang benar benar, sehingga aku mengetahui tidak ada yang menimpa diriku kecuali yang telah ditakdirkan untuk diriku. Dan semoga Engkau jadikan aku selalu meridhoi apa yang ditakdirkan padaku, hai Tuhan yang maha Besar dan maha Mulia.

Posted by: Gema | January 5, 2010

Dhuha

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU,
dan keagungan itu adalah keagunganMU,
dan keindahan itu adalah keindahanMU,
dan kekuatan itu adalah kekuatanMU,
dan perlindungan itu adalah perlindunganMU,
Ya Allah, jika rizkiku masih ! di atas langit, maka turunkanlah,
jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah,
jika masih sukar, maka mudahkanlah,
jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,
jika masih jauh, maka dekatkanlah,
Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.
Amiin Ya Robbal Alamiin.

Posted by: Gema | December 31, 2009

Cerita Sang Pendendam

Mengapa diriku begitu membenci rokok? aku hidup dilingkungan perokok, bahkan sempat pula mencicipi rokok selama beberapa bulan lamanya untuk kemudian memutuskan untuk berhenti dan menjauhinya. jawabannya adalah pengalaman pribadi, ketika suatu saat aku terkena batuk selama berbulan bulan dan itu disebabkan tidak sehatnya lingkungan hidupku, yah itulah resiko perokok pasif, enaknya ga kerasa, enegnya kena terus :) , lalu tentu juga adalah pilihan yang dilandasi oleh pengetahuan dan logika yang menurutku adalah benar.

Aku coba untuk bersikap objektif, bahwa bukanlah perokok yang aku benci tetapi rokoknya itulah yang tidak aku sukai, walau tentunya saja bersikap objektif dan konsisten adalah sesuatu yang sulitnya bukan main. Ah setidaknya hormatku masih setinggi langit pada Ayahku yang perokok, hehe tentu saja satu satunya perokok yang aku hormati hanya beliau ini. Read More…

Posted by: Gema | December 29, 2009

To Dance With My Father Again

Engkau tak pernah tahu betapa berharganya apa yang kau punya sampai kau kehilangannya, kalimat yang sangat menarik, mungkin dalam bahasa lainnya ia berkata, “rasain loe, salah sendiri loe g dengerin omongan gw”,  tapi itu tentu saja interpretasi yang terlalu sinis. Lalu bagaimana denganku, aku pikir diri ini tidak jauh berbeda dengan yang lain,

Aku tidak pernah menyadari betapa aku menjadikan Ayahku sebagai panutan dalam sebagian besar kehidupanku, sebagian besar ego di dalam diri berteriak menolak untuk menuliskan “mengidolakan”, banyak dari ucapan dan tindakannya yang ketika dahulu kutentang keras dengan landasan logika dan kebebasan berbicara, yang memang menjadi landasan dalam keluarga kami, baru kupahami artinya dikemudian hari, di hari ketika bumi telah menjadi sahabat baik Sang Ayah. Read More…

Posted by: Gema | December 29, 2009

Terbatasi oleh fasilitas bank anda?

Mungkin sebagian besar dari kita telah terbiasa melakukan pembayaran tagihan seperti listrik, telepon, air dll melalui atm/internet banking, lalu bagaimana apabila ternyata tiba tiba saja fasilitas tersebut tidak dapat lagi kita dapatkan? kekecewaan adalah salah satu yang kita rasakan. Read More…

Posted by: Gema | December 28, 2009

Resolusi Tahun Baru

Tahun baru akan tiba dan seperti tahun tahun sebelumnya, banyak orang ramai membuat resolusi tahun baru, tak ketinggalan pula diriku ini yang tak jua jera walau setiap tahun selalu tidak kuat memegang komitmen :)

Tahun baru layaknya sebuat tepian dari samudera yang luas, hanya dengan berbekal sebuah perahu, kitapun mampu berlayar kemanapun itu di dunia ini, atau mungkin kita tak akan pernah berlayar dari tepi pantai. Semua adalah pilihan kita, atau mungkin kita memilih untuk tidak memilih?

PRIBADI

  1. Anak mulai sekolah, berarti harus nabung buat uang sekolah
  2. tambah berat badan, minimal seperti dulu pas mau nikah, jadi harus bikin program olahraga neh,
    1. sehari pushup mulai dari 15 kali dan bertambah setiap hari????
    2. sehari sit up 30 kali dan bertambah satu setiap hari???
    3. joging 15 menit sehari?
    4. weekend ikutan fitness di klub house?
    5. Targetnya naek berat badan 15 kilo dari sekarang, heheh untung masih ada 12 bulan lagi….heheh just another excuses
    6. Belajar jadi penulis saja, minimal isi blog pribadi, lalu lihat keadaan, siapa tahu ada rejeki di sini :)

KARIER

ini dia yang susah, coba kejar promosi, jabatan dah mentok, pengen naek gaji, wah dah untung kalo nih perusahaan kagak bangkrut

jadi yang paling akhir tahun nanti dah bisa programming sedikit saja :)

coba dapat kerjaan baru??? ini layak untuk dipertimbangkan :)

 

Posted by: Gema | December 25, 2009

Pulang Lembur

Sampai rumah jam 22:00 wuih larut juga neh, kebetulan tadi pagi harus legalisir KK+KTP untuk keperluan TASPEN, jadi telat datang ke kantornya. Kebetulan malam natal neh, baru lihat secara langsung pos polisi dipasang di depan gedug tempat misa natal, jadi berpikir, serawan itukah negara ini…….

Sampai rumah, pasang TV, kebetulan ada film India, Kuch Kuch Ho Ta Hai sepertinya, yang main Sahrul Khan tuh, jadi ingat masa lalu, saat saat kemah kerja kuliah dulu, processing data ditemani film ini hehehhee.

Sebenarnya lucu juga ketika kita memikirkan mengenai film India, membandingkan  film sejenis di masa lalu dengan film india di masa sekarang. Mereka masih konsisten dengan nyanyian dan tariannya, tetapi aku perhatikan ada perubahan signifikan di sana yang menggambarkan perubahan pandangan masyarakat India dan mungkin dunia secara umum. Definisi Wanita Cantik, seksi. Film India dulu akan selalu menampilkan wanita cantik India dengan kriteria pinggul besar, untuk film India sekarang, maka tokoh utama wanitanya adalah sesosok wanita dengan tubuh yang ramping.

Jadi ingat bahwa model kecantikan jaman dulu semacam (lihat potret dirinya) dan Ken Dedes (perhatikan patungnya) adalah wanita dengan tubuh berisi, berbeda dengan jaman ini, well kita semua hidup di jaman yang sama, jadi kita bisa tahu wanita cantik jaman ini seperti apa . Lalu apa sebenarnya yang mengubah definisi kecantikan seorang wanita? Dulu pernah baca di suatu cerita, mengenai seorang pria amerika yang datang ke afrika, di sana dia terlibat percakapan dengan pria afrika, lalu sang African berkata, kami melihat (maaf) payudara sebagai suatu sarana untuk menyalurkan kasih saying terhadap anak, tetapi amerika memandang (maaf) payudara sebagai alat pemenuhan kebutuhan pria. Beda sudut pandang.

Kemudian teringat pula akan film amerika jaman dulu, yang juga terlihat perbedaannya dibandingkan film amerika saat ini terutama mengenai definisi “normal/wajar” dalam sebuah hubungan antara pria dan wanita, dulu adegan ciuman adalah adegan paling hot yang biasa ditampilkan dalam sebuah film, tetapi sekarang? Bisa jadi ciuman adalah adegan yang paling minimal harus ada dalam sebuah film.

People change, for sure, sesuatu yang tidak wajar di suatu masa, menjadi  suatu kewajaran dimasa yang lain. Tinggal pintar pintarnya kita menjual norma hidup kita pada masyarakat.

Pada suatu masa dalam hidup ini, pulang jam 10 malam adalah suatu kewajaran, tapi untuk masa ini, masih di kantor jam 7 malam adalah suatu keanehan, guru bahasa inggrisku bilang, I’ve never seen you so late here in this office.

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.